Bunga Bangkai Raksasa Mekar Di Sitingkai Kecamatan Palupuh, Agam

2
jenis bunga bangkai raksasa dengan nama latin Amorphophallus titanum

Satu individu bunga langka dan dilindungi jenis bunga bangkai raksasa (Amorphophallus titanum) ditemukan mekar di kebun pinang milik warga di jorong Sitingkai nagari Koto Rantang kecamatan Palupuh Kabupaten Agam, Sumatera Barat, minggu (4/12/2022).

Bunga bangkai yang mekar tingginya berukuran 4,35 meter dan lebarnya lebih dari satu meter. Bunga tersebut ditemukan oleh bunga tersebut pertama kali diketahui oleh pemilik kebun dua minggu yang lalu, sebelumnya ia menyangka hanya sebuah tunggul kayu sisa pembersihan kebun.

Informasi tersebut diteruskan kepada Heru Nofriandi yang juga aktivis perlindungan dan pemerhati tumbuhan langkaetika berakitivitas dikebunnya.

Temuan tersebut juga dilaporkan kepada BKSDA melalui Resor Konservasi Wilayah II Maninjau.
Kepala BKSDA Sumbar, Ardi Andono, S.TP, M.Sc membenarkan bahwa tumbuhan tersebut adalah jenis bunga bangkai raksasa dengan nama latin Amorphophallus titanum dan pada saat ditemukan dalam kondisi mekar sempurna pada hari pertama dan termasuk jenis tumbuhan yang dilindungi.

“Untuk ukurannya sendiri, sebagaimana dilaporkan adalah termasuk tinggi dan besar” sebut Kepala BKSDA Sumbar.

Bunga tersebut akan mekar sempurna sampai dengan membusuk selama rentang waktu 7-10 hari. Bunga bangkai sendiri diketahui mengalami dua fase, yaitu fase vegetatif atau berdaun yang ditandai dengan adanya batang dan daun serta berlangsung sampai dengan dua tahun, dan fase generatif atau berbunga yang berlangsung selama 7-10 hari. Berbeda dengan tumbuhan nunga Rafflesia Arnoldii yang disebut bunga berumah dua, bunga bangkai adalah bunga berumah satu yang memiliki bunga jantan dan betina.

Sampai dengan saat ini, ada empat jenis bunga bangkai yang ditemukan di wilayah kabupaten Agam, yakni Amorphophallus titanum, Amorphophallus gigas, Amorphophallus paoeniifolius, dan Amorphophallus variabilis.

Bunga bangkai termasuk puspa yang dilindungi menurut Undang-undang Nomor 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya dan Peraturan Menteri LHK Nomor 106 Tahun 2018.

2 thoughts on “Bunga Bangkai Raksasa Mekar Di Sitingkai Kecamatan Palupuh, Agam

  1. Ӏ am not certain where you are getting your info, but great toρic.
    I needs to spend a while fіnding out much more or working out more.
    Thanks for fantastic infοrmation I ᥙsed to be in search of
    this information for my mission.

  2. Hey are using WordPress for your site platform?

    I’m new to the blog world but І’m trying to get started and set up my
    own. Do yoս need any coding knowledge to make your
    own blog? Any help would be greatly appгeciated!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Penanganan Konflik Harimau Sumatera di Nagari Lubuk Gadang Kec.Sangir Kab. Solok Selatan Bersama Tim PRHSD

Kam Des 8 , 2022
Hai Dunsanak Konservasi. Infonya ada seekor Harimau Sumatera yang menerkam dua ekor kerbau di Jorong Lubuk Gadang Nagari Lubuk Gadang Kec. Sangir Kab. Solok Selatan pada tanggal 23 November 2022. Hal ini diketahui oleh Tim WRU Seksi Konservasi Wilayah III BKSDA Sumbar pada tanggal 24 November 2022 setelah adanya laporan […]

You May Like