DI KETINGGIAN 1.500 MDPL, WAKIL GUBERNUR SUMATERA BARAT ME-LAUNCHING JALUR PENDAKIAN PROKLAMATOR TWA GUNUNG MARAPI

Hari Sabtu, tanggal 29 Oktober 2022. Jalur Pendakian Proklamator TWA Gunung Marapi ini di-launching oleh Wakil Gubernur Sumatera Barat disaksikan oleh Direktur PJLKK Kementrian LHK, Bupati Agam, Bupati Tanah Datar, sebagai tanda secara resmi nama JALUR PENDAKIAN PROKLAMATOR digunakan secara umum. Pemberian nama ini berkaitan dengan sejarah bahwa sang proklamator Bung Hatta pernah tinggal di Pesanggrahan memikirkan kemerdekaan bangsa Indonesia, sisa bangunan tersebut ada disekitar jalur pendakian berupa cerobong asap dan pondasi rumah.
Selain itu, jalur yang dinamakan dengan Jalur Pendakian Proklamator ini menandai dimulainya sistem baru pengelolaan pendakian gunung Marapi yang dilakukan oleh BKSDA Sumbar yang didukung SOP Pendakian yang mengutamakan keselamatan pendaki maupun kelestarian kawasan
Dalam acara ini juga dilakukan penyerahan Bantuan Pengembangan Usaha Ekonomi Masyarakat tahun 2022 lingkup Seksi Konservasi Wilayah II secara simbolis kepada 8 (delapan) nagari yang berada disekitar kawasan untuk program pemberdayaan masyarakat 4 diantaranya terkait dengan Pariwisata Alam. Untuk diketahui dalam beberapa tahun terakhir BKSDA Sumbar telah memberikan bantuan bagi kelompok masyarakat dengan maksud dapat turut memberikan alternatif lain untuk peningkatan pendapatan masyarakat sekitar kawasan konservasi sekaligus mengurangi tekanan terhadap kawasan. Peletakan batu pertama pembangunan Information Center dan Bumi Perkemahan oleh Wakil Gubernur Sumbar, Bupati Agam dan Bupati Tanah Datar dan dilanjutkan dengan penanaman pohon.

Wakil Gubernur Sumatera Barat Dr. Ir. Audy Joinaldy, SPt, MSc, MM, IPM, ASEAN. Eng, dalam sambutannya menyampaikan Pemerintah propinsi Sumatera Barat mengharapkan dengan adanya Jalur Pendakian Proklamator ini akan terbangun sinergitas antara pemerintah pusat, pemerintah propinsi Sumatera Barat, pemerintah kabupaten Agam, Tanah Datar, sampai pemerintahan nagari Batu Palano, Koto Baru dan Aia Angek bahu membahu memajukan ekowisata di kabupaten Agam dan Tanah Datar ini.
Sementara itu, Direktur PJLKK, Dr. Nandang Prihadi, S.Hut, MSc dalam sambutannya menyampaikan bahwa Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan tengah gencar-gencarnya melakukan pemulihan pariwisata untuk meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan ke Indonesia. Dengan terbitnya Surat Edaran Direktur Jenderal KSDAE nomor SE.4/KSDAE/PJLKK/KSA.3/6/2022 tanggal 30 Juni 2022 tentang Pelaksanaan Reaktivasi Kunjungan Wisata Alam Pada Kawasan Konservasi Dalam Kondisi Transisi Akhir Covid-19, serta surat Direktur PJLKK nomor S.244/PJLKK/PJLWAKK/ KSA.3/7/2022 tanggal 8 Juli 2022 tentang Pelaksanaan Reaktivasi Kunjungan Wisata Alam pada Kawasan Konservasi, akan membuka peluang bagi UPT BKSDA maupun Taman Nasional untuk melakukan pembukaan kembali kawasannya untuk tujuan wisata dengan tetap memperhatikan kesehatan dan keselamatan masyarakat. Dengan dibukanya kembali kawasan konservasi bagi pengunjung wisata, akan terbuka pula peluang usaha bagi masyarakat sekitar kawasan dalam pemanfaatan jasa lingkungan di kawasan Taman Wisata Alam (TWA) Gunung Marapi.

Kepala Balai KSDA Sumatera Barat , Ardi Andono, S.T.P, M.Sc mengucapkan terimakasih kepada semua pihak yang telah bekerja keras dan mendukung acara launching jalur pendakian ini. Dengan adanya Jalur Pendakian Proklamator ini diharapkan akan menjadi titik balik bagi pengelolaan kawasan TWA Gunung Marapi yang lebih baik, dengan wisata andalan pendakian gunung Marapi yang tertata, dan dukung sarana prasarana yang memadai yang memenuhi rasa aman bagi pengunjung sesuai dengan SOP pendakian yang telah ditetapkan. kegiatan ini merupakan proses yang Panjang dan bertahap dimulai dengan sosialisasi di setiap nagari yakni Nagari Koto baru, Nagari Batu Palano, Nagari Pariangan, nagari Aie Angek, hingga di musyawarah dengan mengundang 5 Wali Nagari, berikut KAN dan Pokdarwis, Camat, Kepala Dinas Pariwisata baik Kabupaten Agam maupun Tanah datar juga Provinsi SUmbar pada 14 September 2022 dengan hasil adalah Para pihak sepakat dan mendukung untuk pembukaan pendakian dengan menggunakan sistem baru dan dikelola oleh BKSDA. Pada tanggal 28 September 2022 telah terbentuk Forum Jasa Wisata Alam Marapi Singgalang Tandikat yang menyatukan POKDASRWIS di 5 Nagari dengan yang salah satu tugasnya adalah menyatukan kegiatan jasa wisata di ke tiga gunung MARAPI, SINGGALANG dan TANDIKAT.

Kepala Balai KSDA Sumatera Barat juga menyatakan kedepannya akan dilakukan penataan desain tapak kawasan TWA Marapi akan membagi ruang publik maupun peluang usaha, yang akan menarik investor terutama investor dari Sumatera Barat. BKSDA juga mendorong agar masyarakat lokal bisa mendapatkan ijin jasa dan sarana wisata. Ijin jasa yang dapat diberikan yakni Pemanduan, Perjalanan Wisata, Kuliner, Cendramata, informasi wisata, transportasi dan penyewaan alat pendakian. Dengan demikian, diharapkan masyarakat benar-benar dapat mendapatkan manfaat dari adanya kawasan Marapi, Singgalang dan Tandikat sesuai dengan aturan yang berlaku.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

TWA Lembah Harau akan di percantik dengan di bangunnya Landmark

Rab Nov 2 , 2022
Halo Dunsanak konservasi. . . BKSDA Sumbar akan merencanakan pembangunan landmark di kawasan TWA Lembah Harau dengan posisi landmark menghadap ke arah kedatangan pengunjung (arah barat daya). Dengan posisi landmark tergantung di sisi tebing yang di cor beton dengan kedalaman 2 meter serta tulisan dibuat dari bahan besi plat, dengan […]