Kembalinya Lanustika Ke Rimba Raya

1

SIARAN PERS
Nomor: SP.105/HUMAS/PPIP/HMS.3/03/2022

Seekor harimau sumatera bernama Lanustika berusia 3 tahun dilepasliarkan di salah satu kawasan konservasi di Provinsi Riau, oleh Balai Besar KSDA Riau bekerja sama dengan Yayasan Arsari Djodjohadikusumo, pada Sabtu, 26 Maret 2022.

“Lanustika adalah Harimau Sumatera yang ditangkap karena konflik dengan manusia di Kampung Teluk Lanus, Kec. Sungai Apit, Kab. Siak pada  29 Agustus 2021,” ujar Fifin Arfiana Jogasara, Plt. Kepala Balai Besar KSDA Riau pada saat pelepasliaran tersebut.

Fifin menjelaskan jika upaya penangkapan Lanustika dilakukan oleh tim gabungan yang terdiri dari Balai Besar KSDA Riau, Yayasan Arsari, dan para pihak dengan menggunakan kandang jebak selama delapan hari sejak tanggal 31 Agustus – 8 September tahun 2021. 

“Saat itu akhirnya tim berhasil menangkap harimau sumatera tersebut pada tanggal 8 September 2021 pukul 18.30 WIB,” imbuh Fifin.

Selanjutnya setelah penangkapan, harimau sumatera, Lanustika dibawa untuk diobservasi dan dilakukan pengobatan di Pusat Rehabilitasi Harimau Sumatera Dharmasraya. Pada tanggal 13 September 2021, Lanustika dinyatakan sehat dan sembuh dengan Body Condition Score, ideal, serta dinyatakan layak untuk dilepasliarkan dengan perkembangan berat badan menjadi 108 kg dan panjang 203 cm dari awal seberat 85,2 kg dan panjang 145 cm.

“Proses pelepasliaran ini menempuh perjalanan kurang lebih 15 Jam, dan pada tanggal 26 Maret 2022 sekitar pukul 08.00 WIB, alhamdulillah pelepasliaran Lanustika dapat dilaksanakan dengan lancar,” tutur Fifin.

Pelepasliaran Lanustika sudah mengacu pada SE Dirjen KSDAE nomor 8/KSDAE/KKH/KSA.2/5/2020 tentang petunjuk teknis pelepasliaran satwa liar di masa pandemic covid 19. Pelepasliaran ini juga menjadi bukti kepemimpinan dengan contoh (leading by examples) yang diusung G20 Presidensi Indonesia, melalui aksi-aksi nyata Indonesia dalam menyelamatkan biodiversitas/keanekaragaman hayati yang menjadi salah satu isu bidang lingkungan hidup dan perubahan iklim yang dibahas dalam pertemuan G20.

“Dengan pelepasliaran ini mudah-mudahan harimau sumatera yang merupakan satwa dilindungi dan secara red list IUCN masuk ke dalam critically endangered dapat berkembang dengan baik,” pungkas Fifin.

Selanjutnya untuk kedepannya untuk Tim Balai Besar KSDA Riau dengan para pihak terkait akan melakukan pemantauan di lapangan paska pelepasliaran. Pelepasliaran ini dihadiri juga oleh Kepala Balai KSDA Sumatera Barat dan perwakilan Yayasan Arsari Djodjohadikusumo.(*)

____
Jakarta, KLHK, 28 Maret 2022

Informasi lebih lanjut dapat menghubungi:
Plt. Kepala Balai Besar KSDA Riau, KLHK
Fifin Arfiana Jogasara
Call center: 081374742981

Penanggung jawab berita:
Kepala Biro Hubungan Masyarakat, KLHK
Nunu Anugrah

Website:
www.menlhk.go.id
www.ppid.menlhk.go.id

Youtube:
Kementerian LHK

Facebook:
Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan

Instagram:
Kementerianlhk

Twitter:
@kementerianlhk

One thought on “Kembalinya Lanustika Ke Rimba Raya

  1. Your Site Has Been Hacked

    PLEASE FORWARD THiS EMAiL TO SOMEONE iN YOUR COMPANY WHO iS ALLOWED TO MAKE iMPORTANT DECiSiONS!

    We have hacked your website bksdasumbar.org and extracted your databases.

    How did this happen?

    Our team has found a vulnerability within your site that we were able to exploit. After finding the vulnerability we were able to get your database credentials and extract your entire database and move the information to an offshore server.

    What does this mean?

    We will systematically go through a series of steps of totally damaging your reputation. First your database will be leaked or sold to the highest bidder which they will use with whatever their intentions are. Next if there are e-mails found they will be e-mailed that their information has been sold or leaked and your site bksdasumbar.org was at fault thusly damaging your reputation and having angry customers/associates with whatever angry customers/associates do. Lastly any links that you have indexed in the search engines will be de-indexed based off of blackhat techniques that we used in the past to de-index our targets.

    How do i stop this?

    We are willing to refrain from going through with these actions for a small fee. The amount: $3500 (0.15 BTC)

    The Address Part 1: bc1q5q57dsrnf4nm00w0c

    The Address Part 2: 0yq92gfmf42g6n9ykccwg

    So, you have to manually copy + paste Part1 and Part2 in one string made of 42 characters with no space between parts that start with “b” and end with “g” is, the actually address where you should send the payment. Once you have paid we will automatically get informed that it was your payment. Please note that you have to make payment within 72 hours after seeing this message or the database leak, e-mails dispatched, and de-index of your site WiLL start!

    How do i get Bitcoins?

    You can easily buy bitcoins via several websites or even offline from a Bitcoin-ATM.

    What if i don’t pay?

    if you decide not to pay, we will start the attack at the indicated date and uphold it until you do, there’s no counter measure to this, you will only end up wasting more money trying to find a solution. We will completely destroy your reputation amongst google and your customers.

    This is not a hoax, do not reply to this email, don’t try to reason or negotiate, we will not read any replies. Once you have paid we will stop what we were doing and you will never hear from us again!

    Please note that Bitcoin is anonymous and no one will find out that you have complied. Finally don’t reply as this email is unmonitored.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Next Post

Keberhasilan Joni Hartono Menanam Raflesia di Pekarangan Rumah

Thu Apr 14 , 2022
Bertahun-tahun Joni Hartono (50) berupaya menumbuhkan Rafflesia arnoldii di pekarangan rumah. Tahun 2009, bunga pertama mekar di luar habitatnya dan telah 15 kali mekar hingga saat ini. Keberhasilannya itu menerbitkan harapan akan kelestarian puspa langka itu di masa mendatang. Sebuah bonggol cokelat muda kemerahan tumbuh pada akar tetrastigma di pekarangan rumah nan […]